Sholat Hajat-Mulai Niat Tatacara dan Doa setelah sholat lengkap

Sholat hajat- manusia adalah makhluk dan hamba Allah yang
paling sempurna yang telah Dia ciptakan, saking sempurnanya kebanyakan manusia
memiliki banyak keinginan, kebutuhan atau yang biasa disebut dengan hajat.

Memang itulah manusia kita makhluk yang selalu berhajat,
ini merupakan hal yang baik, selama hajat kita  adukan kepada Allah Yang Maha mengabulkan
semua hajat-hajat manusia, maka jangan sampai salah alamat , kita mengalamatkan
permintaan hajat kita selain kepadanya.

Nabi kita yang Mulia Rasulullah SAW adalah sebaik baik
teladan bagi umat manusia dalam segala hal, dalam hal ini Nabi kita juga
mengajarkan kepada umatnya jika seseorang hamba sedang berhajat, maka hendaknya
memulainya dengan sholat 2 rekaat yang bisa disebut dengan sholat hajat.

Fiqih Mengerjakan Sholat Hajat

Ilustrasi sholat hajat

Dalam Fiqih Sunnah, Sayyid Sabiq menyebutkan soal sholat hajat dengan mengutip hadis shahih dari Abu Darda radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasullulah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

” Barangsiapa
berwudhu dan menyempurnakannya, kemudian mengerjakan sholat dua raka’at dengan
sempurna maka Allah Ta’ala memberi apa saja yang ia minta, baik segera maupun
lambat
.” (HR. Ahmad)

Berdasarkan hadis di
atas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan
kepada kita agar senantiasa meminta kepada Allah Ta’ala melalui
wasilah sholat apabila dalam kondisi mempunyai hajat.

Jadi…

Sholat Hajat ialah
sholat sunnah yang dikerjakan untuk meminta kepada Allah Swt sebagai wasilah
agar hajat kita cepat dikabulkan oleh Allah. Sedangkan waktu mengerjakanya yang
baik menurut para ulama yaitu setelah mengerjakan sholat Isya sampai menjelang
sholat Shubuh.

Tata cara mengerjakan
Sholat hajat

Setelah berniat untuk mengerjakan sholat hajat maka segeralah mengambil air wudhu, selanjutkan meniatkan diri kita untuk mengerjakan sholat hajat.

Untuk niat sholat
hajat adalah sebagai berikut:

Niat tempatnya ada didalam hati, dan melafalkan niat  bukanlah suatu syarat. Sedangkan melafalkan niat
untuk membantu menghadirkan niat maka hukumnya sunnah menurut jumhur ulama

Akan tetapi menurut madzhab Maliki, yang terbaik adalah tidak
melafalkan niat karena tidak ada contohnya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wasallam.

Maka
jika niat sholat itu dilafazkan maka bisa seperti kalimat dibawah ini :

USHOLLII SUNNATAL HAAJATI ROK’ATAINI
LILLAHI TA’AALAA

tata cara sholat hajat adalah sebagai
berikut:

  1. Niat sholat hajat
  2. Takhbiraatul ikhram (berdiri bagi yang mampu)
  3. Membaca doa Iftitah
  4. Membaca surat Al-Fatihah
  5. Membaca salah satu surat dari Alquran. Mengenai
    bacaan surat Alquran sebenarnya bisa surat mana saja. Tapi lebih
    diutamakan jika pada raka’at pertama Surat Al-Karifuun sebanyak 3 kali.
  6. Ruku’ dengan tuma’ninah
  7. I’tidal dengan tuma’ninah
  8. Sujud dengan tuma’ninah
  9. Duduk di antara 2 sujud dengan tuma’ninah
  10. Sujud kedua dengan tuma’ninah
  11. Berdiri untuk melaksanakan raka’at kedua
  12. Membaca surat Al-Fatihah
  13. Membaca salah satu surat dari Alquran. Mengenai
    bacaan surat Alquran sebenarnya bisa surat mana saja. Tapi lebih diutamakan
    jika pada raka’at kedua Surat Al-Ikhlas sebanyak 3 kali.
  14. Ruku’ dengan tuma’ninah
  15. I’tidal dengan tuma’ninah
  16. Sujud dengan tuma’ninah
  17. Duduk di antara 2 sujud dengan tuma’ninah
  18. Sujud kedua dengan tuma’ninah
  19. Tahiyyat akhir dengan tuma’ninah
  20. Salam

Jika diperhatikan, tata cara sholat hajat di raka’at kedua sama dengan raka’at pertama. Hanya setelah sujud kedua, tahiyat akhir diakhiri oleh salam.

Setelah selesai mengerjakan sholat, jangan buru-buru langsung berdoa, hendaknya kita memuji Allah SWT, bersholawat keatas Nabi Muhammad SAW, seperti dibawah ini

Subhahanallah walhamdulillah walaailaaha illallah waallahu akbar walaa haula wa quwwata illaa billahil ‘aliiyil ‘adzim

sebanyak 10 kali.

Jika Hafal asmaul Husna akan lebih baik kita membacanya, kalau tidak juga tidak mengapa, ini hanya sebagai pelengkap pujian kepada Alla SWT

Setelah itu kita membaca

“Allahumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammad wa ‘alaa ali sayyidina Muhammad “

sebanyak 10 kali.

Dan yang terakhir membaca doa Rabbanaa aatinaa fidunyaa hasanah wa fil’akhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban nar yang artinya:

“ Ya Allah, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia, berikan pula kebaikan di akhirat dan lindungilah kami dari siksa neraka.”

Setelah itu NAda bisa membaca doa sholat hajat seperti dibawah ini:

LAA ILAHA ILLALLOHUL HALIIMUL KARIIMU SUBHAANALLOHI ROBBIL ‘ARSYIL ‘AZHIIM. ALHAMDU LILLAAHI ROBBIL ‘AALAMIIN. AS `ALUKA MUUJIBAARI ROHMATIKA WA ‘AZAAIMA MAGHFIROTIKA WAL GHONIIMATA MING KULLI BIRRI WASSALAAMATA MING KULLI ITSMIN LAA TADA’ LII DZAMBAN ILLA GHOFARTAHU WALAA HAMMAN ILLAA FAROJTAHU WALAA HAAJATAN HIYA LAKA RIDHON ILLA QODHOITAHAA YAA ARHAMAR ROOHIMIIN

Artinya: ” Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap dosa.

Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Paling Pengasih dan Penyayang.”

Setelah itu silahkan membaca doa dengan bahasa indonesia hajat masing masing apa yang menjadi keinginan agar Allah kabulkan permohonannya.

Demikian uraian singkat tentang Sholat hajat , Mohon maaf jika banyak kekurangan dalam penyampaian artikel ini, semoga bermanfaat.

author