DoaPuasa

Puasa Senin Kamis- Dalil Hadist, Niat dan Keutamaannya

358Views

Puasa senin kamis adalah puasa sunnah yang menjadi amal ibadah tambahan bagi muslim yang ingin mengamalkan ibadah puasa. Selain Allah SWT akan menghapuskan dosa dan mengangkat derajat bagi orang yang mengamalkan ibadah puasa, puasa senin kamis adalah puasa yang dkerjakan oleh Nabi Kita Muhammad SAW, artinya ketika kita mengamalkan itu karena mengikuti sunnah nya maka kita akan mendapat fadillah pecinta dan pengikut sunnah Nabi.

Hadist Tentang Puasa Senin Kamis

Diriwayatkan dari rawi teratas yaitu dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan,

إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ يَتَحَرَّى صِيَامَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيس

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menaruh pilihan berpuasa pada hari Senin dan Kamis.” (HR. An Nasai no. 2362 dan Ibnu Majah no. 1739).

Diriwayatkan juga dari Abu Qotadah Al Anshori radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin, lantas beliau menjawab,

ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَىَّ فِيهِ

Hari tersebut adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus atau diturunkannya wahyu untukku.” (HR. Muslim no. 1162).

Hari senin adalah hari yang istimewa, baginda Rasulullah berpuasa atas memperingati hari lahir baginda, jadi Puas ahari senin adalah sebuah amal yang baik , yang dikerjakan Nabi kita

Sedangkan redaksi dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ

Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.” (HR. Tirmidzi no. 747.)

Keutamaan Puasa Senin Kamis Dan Manfaatnya

Setiap amal ibadah yang kita amalkan atau kita kerjakan pasti ada keutamaan dari sisi pahala disisi Allah dan manfaat yang mungkin tidak kita rasakan secara langsung, atau kita tak sadar ketika kita mendapatkan manfaat dari amal ibadah itu.

Manfaat Puasa untuk kesehatan.

Secara psikis, puasa dapat menanggulangi stres dan depresi untuk beberapa orang karena mereka belajar untuk mengendalikan diri. Selain itu, setelah beberapa hari berpuasa tubuh akan mengalami peningkatan endorfin dalam darah yang memberikan perasaan sehat secara mental.

Sementara itu, ada beragam manfaat puasa untuk kesehatan fisik seperti berikut ini.

Membantu memperbaiki kondisi medis tentu saja jika diiringi pola makan yang sehat

Menyehatkan jantung-Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mereka yang berpuasa sebulan sekali memiliki risiko 58 persen lebih rendah terkena penyakit jantung.

Mengurangi risiko kanker- Selama berpuasa, laju pembelahan sel dalam tubuh akan berkurang seiring faktor pertumbuhan yang menurun akibat terbatasnya asupan. Meski masih perlu diteliti lebih lanjut membuktikan bahwa hal ini mampu mengurangi risiko kanker. 

Menjaga berat badan- Pembakaran lemak menjadi energi membantu mengurangi berat badan dan tingkat kolesterol. Penurunan berat badan akan berdampak baik untuk mengendalikan diabetes dan tekanan darah. (sumber:www.alodokter.com).

Janji Nabi kepasa Umatnya yang mau berpuasa Senin Kamis

Begitu juga keutamaan puasa senin kamis tentu saja Nabi kita telah menjanjikan faedah pahala maupun keutamaan mengamalkan puasa ini, secara umum manfaatnya seperti yang diterangkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah berikut.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ لاَ يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا إِلاَّ رَجُلاً كَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ فَيُقَالُ أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا

Pintu surga dibuka pada hari Senin dan kamis. Setia hamba yang tidak berbuat syirik pada Allah sedikit pun akan diampuni (pada hari tersebut) kecuali seseorang yang memiliki percekcokan (permusuhan) antara dirinya dan saudaranya. Nanti akan dikatakan pada mereka, akhirkan urusan mereka sampai mereka berdua berdamai, akhirkan urusan mereka sampai mereka berdua berdamai.” (HR. Muslim no. 2565).


Bagaimana Niat Puasa Senin Kamis

Setiap amal harus ada niat , begitu pula puasa , sesungguhnya niat adalah merupakan amalan hati bukan amalan lidah.

Apakah jika lupa niat puasa tapi sudah siang hari bolehkan kita melanjutkan puasa.

 namun jika kita harus melafadzkan niat itu untuk menguatkan niat maka bacaan niat itu bisa seperti dibawah ini:

“NAWAITU SAUMA YAUMAL ITSNAINI SUNNATAN LILLAHI TANA’ALA”

Artinya :

Saya Niat Puasa hari Senin, sunnah karena Allah ta’ala.

Dan untuk bacaan Niat Puasa Senin Kamis untuk hari Kamis, bacaannya adalah sebagai berikut:

“NAWAITU SAUMA YAUMAL KHOMIISI SUNNATAN LILLAHI TAA’ALA”

Artinya :

Saya Niat Puasa hari Kamis, sunnah karena Allah ta’ala.

Bagaimana jika puasa senin kamis tidak sahur?

Menyantap makanan sahur menjadi berkah tersendiri bagi yang mengamalkan puasa, karena bagi beberapa orang sahur menjadi tambahan gizi dan vitamin sehingga untuk ketahanan tubuh lebih baik.

Akan tetapi sahur bukan merupakan syarat wajib puasa , jadi jika tidak makan sahur pun puasa tetap bisa dikerjakan.

Barangkali yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana hukumnya jika ingin berpuasa , tetapi bangun kesiangan sehingga tidak sempat menyantap makanan sahur.

Jika hal ini terjadi maka hukum puasanya tetap syah, asalkan tetap sudah meniatkan puasa sebelum tidur jika itu puasa wajib.

Akan tetapi di sini yang kita bicarakan puasa sunnah  senin kamis, bagaimana hukumnya jika kita tidak atau belum niat puasa tapi kesiangan.

Perhatikan dalil hadis di bawah ini:

دخل علي النبي صلى الله عليه وسلم ذات يوم فقال: هل عندكم شيء؟ فقلنا: لا، قال: فإني إذن صائم

“Suatu hari, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menemui kami, dan bertanya, ‘Apakah kalian punya makanan?‘ Kami menjawab, ‘Tidak.’ Kemudian beliau bersabda: “Kalau begitu, saya akan puasa.”. (HR. Muslim 1154, Nasai 2324, Turmudzi 733).

Dari Hadist di atas kita bisa ambil sebuah kesimpulan bahwa suatu hari nabi belum punya niat puasa sejak malam, ketika pagi hari mau makan ternyata tidak ada makanan yang bisa dimakan, akhirnya Nabi kita berpuasa. Ini menunjukkan bahwa pada malam harinya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak makan sahur, karena pada malam itu, tidak ada keinginan dari beliau untuk berpuasa. Beliau baru menyatakan berpuasa di pagi harinya.

Bagaimana Puasa Senin Kamis Jiak Menjumpai Idul Adha atau Hari Tasyrik

Bagaimana jika kita sudah berpuasa rutin setiap hari sepanjang tahun menjumpai hari senin atau kamis bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha dan Hari Tasyrik

Pada hari tasryik ini yaitu tanggak (11, 12, 13 dzul hijjah) masih dalam keadaan hari Raya Idul Adha sehingga umat islam masih diharamkan untuk berpuasa. Namun sebagian pendapat mengatakan bahwa hukumnya makruh, bukan haram.

Pada hari tersebut, umat Islam yang melakukan ibadah haji tengah melempar jumrah, ada pun umat Islam di seluruh dunia yang tak berhaji melakukan penyembelihan hewan qurban.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutnya sebagai hari makan dan minum, maka hari tidak di anjurkan untuk berpuasa,

“Hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan banyak mengingat Allah.” (HR. Muslim, Ahmad, Abu Daud, Nasa’i).

Jadi bagaimana bagi yang sudah menjalankan ibadah puasa sunnah, artinya tanggal 10, 11, 12, 13 dzuk hijjah jika bertepatan dengan hari senin atau kamis, maka dilewat atau tidak berpuasa. jadi nanti dilanjutkanlagi pada hari senin atau kamis selanjutnya, dan insyaAllah sudah diacatat oleh Allah sebagai orang yang mendawamkan puasa insya Allah. Wallahu a’lam.

Semoga uraian tentang puasa sunnah senin dan kamis dan beberapa dalil yang kami sertakan di atas, membuat kita semakin bersemangat mengamalkan ibadah puasa ini.

Leave a Reply